Jangan pernah takut untuk bermimpi, namun jangan terlena hanya dengan impian, karena hidup tak selamanya malam. Masih ada pagi untuk menapakkan kaki, ada siang untuk berjuang, dan hari esok yang menantikan setiap impian dihadirkan menjadi kenyataan ***** MATI!!! SUDAH PUNYA BEKAL APA? *****Jika anda berfikir tentang hari kemarin tanpa rasa penyesalan dan hari esok tanpa rasa takut, berarti anda sudah berada di jalan yang benar menuju sukses ***** Untuk mencapai tujuan diperlukan semangat, usaha dan kerja keras ***** Seorang pria barulah lengkap sebagai seorang pria bila ia telah menanam pohon, memiliki anak, dan menulis buku ***** Apalagi yang bisa dibanggakan selain menjadi diri sendiri. Bila kita saja sudah berusaha menjadi orang lain, maka siapa yang akan menghargai kita ***** Menilai itu dari apa yang kita rasakan, bukan dari apa yang kita lihat. Karena tidak semua yang kita lihat itu benar ***** Bila tak mampu membahagiakan orang yang dicintai, maka setidaknya janganlah menjadi penyebab kesedihan baginya ***** Melupakan orang yang pernah anda cintai, sesulit mengingat orang yang tidak pernah anda kenal ***** Hidup itu simple: Kalau sedih maka tersenyumlah dan kalau bahagia maka tertawalah ***** Cinta sejati adalah ketika kita justru mampu membiarkan orang yang kita cintai terus menjadi seperti dirinya apa adanya, bukan merubahnya menjadi seperti apa yang kita inginkan darinya ***** Jenius adalah manakala ia mampu menyederhanakan sesuatu yang rumit *****

Kamis, 26 September 2013

SUMBER KEBAHAGIAAN

Ada banyak hal yang mungkin kita lewati dalam hidup ini namun tak pernah kita sadari apakah makna di balik kejadian yang kita alami tersebut. Banyak orang yang melakukan sebuah perbuatan namun tak sampai berfikir akibat atau efek dari perbuatan yang ia lakukan tersebut.
Lantaran dengan alasan mencari jati diri atau bahkan mencari kebahagiaan maka banyak pula yang telah salah melangkah dan salah mengartikan bagaimana cara dalam memperoleh kebahagiaan itu.

Dalam banyak berita di media surat kabar, televise, maupun jejaring sosial sering kali saya membaca atau mendengar berita seperti:
Atasan selingkuh dengan bawahannya, bos ‘main hati’ dan ‘main tubuh’ dengan karyawannya, atau ‘main gila’ bersama rekan kerja baik yang seprofesi atau pun berbeda profesi, seks bebas, narkoba, asusila, dan banyak lagi berita yang nyata sekali diwartakan oleh media di zaman sekarang ini. Namun begitu, hebatnya lagi, mereka yang terjerat dalam kasus-kasus seperti itu seperti tiada penyesalan dengan mengatakan “Saya khilaf”, jadilah khilaf ini sebagai tumbal dari birahi kotor atau alibi mereka dalam menyempurnakan konspirasi kebahagiaan mereka….(hahahahaha)
Saya sering kali mengatakan pada rekan-rekan maupun ketika sedang ngobrol bahwa ketika kita ingin mencari kebahagiaan maka bersyukurlah atas apa yang kita miliki saat ini, jangan terus-terusan meratapi hal yang kita tidak miliki dengan berkaca kepada orang-orang yang lebih di atas kita kemampuannya. Menjadi motivasi boleh, tapi jika itu dijadikan alibi untuk melakukan hal-hal yang tidak baik maka itu menjadi sebuah paradigm yang jelas-jelas salah sekaligus menyesatkan.

INGAT!!!
KETIKA KITA BERFIKIR BAHWA SESUATU HAL ATAU SESUATU YANG KITA HARAPKAN ITU ADALAH YANG TERBAIK BAGI KITA, MAKA MUNGKIN TUHAN AKAN MEMBERITAHU MANAKAH SEBENARNYA YANG JUSTRU TERBAIK UNTUK KITA MENURUT TUHAN.

“Maka nikmat-Ku yang manakah yang Kau dustakan” kurang lebih seperti itulah yang saya dapat dari guru spiritual. Ia mengutip dari Q.S Ar Rahman.
Ketika kita bahagia dengan mensyukuri segala pemberian Tuhan pada kita, maka dengan seketika Tuhan akan menambah nikmat-Nya bagi kita. Yang jelas akan langsung terasa adalah ketika kita bersyukur, hati merasa damai dan nyaman.

Contoh lain semisal kita berharap untuk dapat hidup bahagia bersama seseorang yang kita cintai dan sayangi. Namun ternyata kenyataan berkata lain, maka jangan dulu kita berputus asa dan berkecil hati lantaran pengharapan kita tidak jadi kenyataan. Bisa jadi ada jalan lain maupun maksud lain dari Tuhan yang telah dipersiapkan-Nya untuk kita yang apabila kita yakin itu adalah yang terbaik maka pun kita akan menuai hasil yang sesuai dengan persangkaan yang ada di dalam hati kita.

Namun sebuah kebahagiaan itu tidaklah murah dan mudah. Layaknya anak sekolah, ia akan mendapat peringkat dan naik kelas dengan hasil yang memuaskan jika ia mampu melewati dan menyelesaikan soal-soal ujian dengan baik dan benar pula. Semuanya selalu akan seiring sejalan dengan apa yang kita lakukan dan apa yang kita niatkan.

Terkadang memang terlalu klise jika kita hanya berujar kata-kata motivasi dan iming-iming bahagia untuk merancang konspirasi hati agar bahagia, karena memang dalam hidup ini motivasi dan problematika hidup pasang surut riuh rendah, adakalanya kita berada dalam posisi puncak motivasi dan pencapaian, namun adakalanya pula kita butuh sokongan dari luar diri kita sendiri.

Fenomena itu lumrah adanya, tinggal bagaimana kita dapat menemukan perspektif yang lebih baik dalam memaknai segala yang terjadi di kehidupan kita maupun yang ada di sekitar kita.

Jika selalu berfikir hanya menggunakan logika manusia, maka banyak hal yang tak mampu untuk kita jangkau. Maka dari itu selalulah bawa Tuhan dalam setiap situasi dan kondisi yang kita alami dan kita jalani. Bahagia ingat Tuhan, terluka ingat Tuhan, marah, kecewa, senang, sedih, dan segala macam rasa kita harus selalu membawa serta Tuhan bersamanya.
Kenapa demikian?? Jawabannya sederhana saja, karna Tuhan Maha pemilik segala-galanya baik yang ada di langit maupun yang ada di bumi, apalagi yang namanya urusan hati, itu mah sesuatu yang mudah sekali bagi-Nya Sang Pemilik hati dari segala hati. Tak ada yang tak mungkin bagi-Nya.

Ada masalah, jangan ragu untuk curhat dan mengadu pada-Nya (apapun kepercayaan anda). Ketika cinta terlibas oleh ruang dan waktu, ketika pekerjaan terhimpit frustasi, ketika tawa menghiasi hari, ketika hati dipenuhi berwarna-warni pelangi, maka semuanya tak luput dari Kuasa Tuhan tentunya.

Layaknya daun yang jatuh tak pernah membenci angin, maka begitu pun Tuhan tak akan membiarkan hamba yang mendekatkan diri padanya berlalu dengan kecewa begitu saja.

Berikut saya coba berbagi beberapa tips dalam mengahadapi problematika kehidupan di sekitar anda;

Pertama
Komunikasikan dengan bijak apa yang menjadi pokok permasalahn yang dialami dengan orang-orang terkait, entah itu rekan kerja, pasangan, teman, maupun relasi, dan lain sebagainya.

Kedua
Tenangkan fikiran anda dan biarkan hati terisi keikhlasan supaya tubuh kembali fresh dan mampu memaksimalkan hari-hari yang anda jalani dengan penuh berkah dan bahagia.

Ketiga
Syukuri segala yang ada pada anda, dan doakan dalambentuk kebaikan apa-apa yang belum ada pada diri anda.

Keempat
Jadikan bermakna setiap kisah hidup anda. Jangan biarkan helaan nafas serta peluh anda berlalu begitu saja tanpa makna berarti layaknya air yang jatuh dari daun keladi.

Kelima
Cintailah apa yang kita miliki, dan lakukan hal yang kita cinta….

Make it easy,
Sesungguhnya bahagia itu sederhana saja, namun terkadang pola fikir kita sendirilah yang menjadikannya Nampak begitu rumit bahkan seolah tiada celah dan jalan keluar berarti dalam lintas fikiran kita.

Temukan sesuatu yang dapat membuatmu bahagia, ketika kau telah menemukannya maka jangan pernah biarkan ia terbang jauh membubung tinggi sehingga kau tak mampu lagi mendekapnya dengan erat.

Jika kau ragu dengan apa yang akan atau yang sedang kau lakukan, maka tanyakanlah pada hatimu terdalam. Karena diri bijaksanamu itu tak pernah berbohong atas setiapa jawaban dari pertanyaanmu.

Terimakasih, semoga bermanfaat!!!

Welcome to the jimmy’s world
(hahahah……….)

(( ^ _ ^ ))

Selamat menemukan sumber kebahagiaan anda…”



Senin, 23 September 2013

WANITA dan MEMASAK

Hallo pembaca sekalian, apa kabar anda hari ini??
saya doakan semoga anda menjadi pribadi yang lebik sukses, bahagia, dan tambah sejahtera.
Amiin.....
Kali ini saya ingin sedikit berbagi tulisan mengenai wanita dan memasak. hemmm, jangan mengerenyitkan dahi dulu ya!!!
( ^ _ ^ )

selamat membaca...

Karir atau tradisi?????

Cukup menggelitik ketika saya menanyakan pertanyaan itu pada beberapa orang termasuk keluarga serta teman dekat saya.
Bagaimana dengan anda??
Apa jawaban anda jika saya menanyakan hal itu kepada anda??
(Hehehehe……)

Berikut cuplikan dari beberapa responden saya, eitsss nama responden disamarkan alias bukan nama sesungguhnya (hihihihi…..)
1. Bunga
Ketika saya Tanya, Bunga menjawab Karir. Alasannya katanya tradisi itu terasa kolot kalau diterapkan di zaman sekarang ini. Terlalu banyak aturan dan larangan.

2. Mawar
Berbeda dengan bunga, mawar lebih memilih tradisi. Katanya tradisi itu adalah nilai luhur yang harus dilestarikan dan dijunjung tinggi nilai dan kearifan lokalnya.

3. Melati
Melati agak bingng ketika saya Tanya demikian, karena ia masih duduk di bangku SMA, ia bilang bingung kak. Karir aja kalik ya, kan bisa ngebahagiain banyak orang kalo udah sukses.

4. Anggrek
Nah, anggrek ini agak nyeleneh, katanya ia akan memilih karir tapi tetap menjalankan tradisi. Lalu saya Tanya lagi, bagaimana kamu bisa melakukan keduanya. Ia menjawab, apa sih yang gak bisa dilakuin di dunia ini kalo kita niat dan bersungguh-sungguh.

5. Naila
Nah, yang terakhir ini bilang, lebih baik jadi diri sendiri aja deh. Nikmatin alur, kalo bisa sih berkarir tapi tradisi juga penting kan….!!!

Nah, kali ini saya bukan mau membahas apa cuplikan yang sudah sedikit membuka intermezzo kita di atas. Tapi yang sangat ingin saya tanyakan adalah
1. Bagaimana pendapat anda tentang wanita dan memasak??
2. Seberapa pentingkah arti memasak untuk wanita??
3. Apa pendapat anda tentang wanita yang tidak bisa memasak??
4. Bagaimana jika seorang istri tidak bisa memasak??
5. Apa saran anda untuk para wanita yang tidak bisa memasak??

Memang sih, memasak bukanlah keterampilan khusus untuk golongan wanita saja, tetapi pria juga juga selayaknya bisa memasak. Namun, dalam tradisi yang ada, wanita itu memang sebagai pengatur rumah tangga dan sepertinya menjadi wajib untuk mahir memasak.
Bayangkan bila pasangan anda tidak dapat memasak atau masakannya tidak enak, maka suaminya biasanya akan sering makan keluar, beli masakan jadi.

Nah, mengenai hal ini saya punya sedikit cerita pendek. Mari kita simak bersama.

Di sebuah desa ada satu keluarga kecil yang hidup sederhana. Hidup berkecukupan, keuangan mereka pun tidak masuk kategori orang kaya, namun juga tidak miskin, tapi yang sedang-sedang saja. Sang istri tidak terlalu bisa memasak. Masakan yang dibuatnya kadang rasanya hambar, kadang keasinan, kadang tidak jelas rasanya apa. Karna itulah sang suami justru sering membeli makanan di luar, atau malah terkadang ia masak sendiri. Namun itulah ternyata awal mula dari banyak keributan di rumah itu. Sehingga pada akhirnya, dengan permasalahn yang cukup kompleks mereka akhirnya bercerai.

Tahukah anda apa yang terjadi selanjutnya terjadi setelah perceraian pasangan suami istri tersebut??
Ya.. selanjutnya adalah fase penderitaan bagi anak-anak mereka.

Berbeda dengan keluarga yang tadi, ada satu keluarga lagi yang si istri ini sangat jago dalam hal masak memasak. Saking lihainya ia memasak, mertuanya pun lebih sayang kepada menantunya ini, bahkan anak-anak mereka pun tak pernah mau ketinggalan masakan ibunya. Efeknya, si suami pun akhirnya lebih betah di rumah. Dan keluarga ini langgeng sampai saat ini, ya meskipun kelihaiannya dalam memasak bukanlah factor satu-satunya dalam kesuksesan hubungan rumah tangganya.
Kedua kisah di atas dapat menjadi pelajaran bahwa bisa jadi berawal dari cita rasa masakan saja bisa berujung pada citarasa dalam berumah tangga. Maka dari itu, hati-hati ya para istri dan para suami…!!!

Seyogyanya seorang wanita itu pintar memasak, ya walaupun demikian pria juga jangan sampai pula tidak bisa memasak, minimal jago dalam memasak romantisme bersama sang pujaan hati (heheheh becanda………….)

Lalu bagaimana dengan argument saya sendiri??
Menurut saya pribadi, wanita itu memang harus jago memasak, bukan hanya sekedar bisa. Karena nilai diri seorang wanita itu salah satunya adalah dari keterampilan ia dalam mengurus dapur alias memasak. Masakan sendiri pasti memiliki efek yang berbeda jauh dibandingkan dengan membeli makanan yang sudah siap makan baik di restoran, rumah makan, atau tempat-tempat lainnya. Hal tersebut tentu berbeda dengan pria, keterampilan utama seorang pria selayaknya adalah dalam mencari nafkah.
Menurut saya pribadi nih, criteria wanita idaman itu:
- Solehah
- Jago masak
- Keibuan
- Mandiri
- Menyenangkan
- Dan lain-lain
Nah, itu Cuma beberapa saja criteria dari banyak criteria ya!!! Anda berhak memiliki criteria sendiri, itu bukanlah sesuatu yang wajib sama seperti jawaban soal pilihan ganda.

Perlu diingat juga bahwa carilah pasangan yang bukan hanya pintar ngomong saja, apalagi yang hanya bisa mengumbar-ngumbar perasaan lewat tulisan seolah ingin mewartakan kepada dunia isi perasaannya. Kalau saya pribadi sangat tidak suka dengan orang seperti itu, saya akan lebih menghargai jika dia bicara secara langsung, apapu reaksi saya kemudian kepadanya.

Jadi kesimpulannya, saya fikir wanita itu wajib mahir masak-memasak jika tidak ingin dijauhi oleh pria atau pasangannya. Kalau hanya bisa masak mi instan dan telor rebus mah berarti anda akan tersaingi oleh wanita-wanita hebat dan yang lebih layak di luar sana kawan.

Untuk kaum hawa yang sampai saat ini belum mahir memasak maka mulailah mengeksplorasi kemampuan yang satu ini sebelum anda menyesal. Yakinlah sebagian besar kaum pria sangat menyukai wanita yang mahir memasak, bahkan salah satu teman saya yag sudah menikah berkata bahwa “peluh yang keluar dari pori-pori wanita yang sedang memasak itu membuat kaum wanita itu terlihat lebih seksi”…
(heheheh saya tidak tahu apakah argument itu benar atau tidak)

Terimakasih atas perhatiannya, semoga bermanfaat dan salam hangat untuk keluarga anda tercinta…!!!




Kamis, 19 September 2013

Hujan


Hujan..
Entah sudah berapa lama hati ini kering,
Tak terbasahi lagi,
Meski berkas hujan masih menempel erat di dahi..

Derai hujan yang syarat kenangan,
Saat bersama kita menghapus duka,
Tertawa bersama nada rintik hujan,
Semua terasa begitu bahagia..

Hujan kali ini berbeda,
Mengingatkanku akan sosok angkuh yang rapuh,
Mengingatkanku sosok garang yang cengeng,
Sampaikan salamku padanya wahai hujan...



-“seanai”-





Rabu, 18 September 2013

Hakikat Sabar

Kali ini kita akan sedikit berbicara mengenai sabar...
Sebelumnya mari kita simak sabar menurut penulis favorit saya berikut ini.

*Sajak Bersabar

Bersabar itu satu paket
Bersabar untuk hal-hal yang menyenangkan
Pun bersabar untuk hal-hal menyakitkan

Bersabar itu satu pasang
Bersabar untuk segala yang kita miliki
Pun bersabar untuk segala yang tidak kita miliki

Bersabar itu harus komplit
Bersabar untuk hal2 yang diperintahkan
Pun bersabar untuk hal2 yang terlarang

Sungguh beruntung orang2 yang bersabar

Bersabar itu selalu utuh
Bersabar untuk hal2 yang pergi meninggalkan kita
Pun bersabar untuk hal2 yang datang menemui kita

Bersabar itu senantiasa lengkap
Bersabar untuk setiap kesulitan
Pun bersabar untuk segenap kemudahan

Bersabar itu paket spesial
Bersabar di saat kurang
Pun bersabar di saat cukup

Bersabarlah, karena tersimpan rahasia besar di dalamnya

Dan ketahuilah rahasia paling simpelnya
Bahwa di dunia ini, mau kita bersabar atau tidak
Waktu akan terus melaju, tidak akan berhenti
Ketika kita diuji dan dicoba, mau kita bersabar atau tidak
Urusan hidup tidak peduli, akan terus melesat
Maka sungguh beruntung orang2 yang memilih bersabar
Dia akan dibalas atas apa yang telah dikerjakannya
Tidak akan tertukar…


"...Darwis Tere Liye..."


Nampaknya begitulah hakikat sabar dan bersabar yang mungkin bisa anda sekalian maknai dan jadikan referensi dalam menjalani kehidupan sehari-hari anda.
Kebanyakan orang terkadang bilang “sabar juga ada batasnya”. Namu menurut saya, yang namanya sabar itu tanpa batas (unlimited), hingga akhirnya ia hilang atau mendapat sebuah jawaban atas kesabarannya tersebut, apapun bentuk problematika dan apapun hal yang ia hadapi.

Sabar itu terkadang terasa begitu menyakitkan, pedih, atau bahkan mengecewakan, namun bukan berarti itu menjadi penghalang untuk berpindah haluan tentunya.
Dalam hal menjalin hubungan, anda harus bersabar terhadap kekurangan dari pasangan anda, jangan jadikan kekurangan pasangan anda itu alasan untuk mencari kesempurnaannya pada diri orang lain. Paling tidak, sabar anda itu akan menemukan jalannya, ya kalau bukan karena pasangan anda berubah berkat karunia Tuhan atau masa baktinya di dunia telah habis ( ^ _ ^ )

Sebagai umat beragama, keyakinan anda menuntut agar anda pun yakin dengan ketetapan yang telah dirancang oleh Tuhan, segala yang ia berikan terkadang bukanlah yang kita harapkan namun yakin dan percayalah bahwa itu yang terbaik yang kita butuhkan, karena Tuhan tidak memberikan sesuai dengan apa yang kita minta melainkan sesuai dengan apa yang kita butuhkan. Jika memang belum saatnya kata Tuhan untuk kita mendapatkan apa yang kita minta pada saat itu, maka Ia akan memberikan jalan terbaik bagi kita dalam meraih hal yang lebih baik.
Ya, mungkin anda berfikir hal ini terlalu klise terdengar, namun itulah kenyataannya yang harus anda akui mau atau tidak mau, suka atau tidak suka.

Sabar, semangat, dan keyakinan. Ketiga hal itula merupakan beberapa hal yang telah dibawa manusia sejak ia lahir di muka bumi. Dengan ketiganya pula manusia dapat terus bertahan dalam kerasnya dunia. Yakin dan percyalah bahwa anda akan mendapatkan yang terbaik sesuai dengan kadar kualitas diri anda masing-masing.

Belakangan ini saya banyak belajar dalam berbagai hal, meskipun belum sepenuhnya saya menguasainya, tetapi begitulah hakikat ilmu kehidupan, ia bisa diperoleh di mna saja dan kapan saja, bahkan gurunya pun bisa siapa saja, tak perlu wisudawan terbaik untuk menjadi guru kehidupan, bisa saja orang yang nampak biasa-biasa saja namun mampu melukiskan arti mendalam meskipun seorang wisudawan terbaik pun salah satu juga dari guru kehidupan bagi saya ( ^ _ ^ )

Tuhan tidak akan menguji hamba-Nya di luar batas kemampuan dari hamba tersebut, maka lewatilah hari-hari luar biasa anda dengan penuh keyakinan, kebahagiaan, serta penuh harapan untuk memperoleh berbagai kebaikan dalam berbagai hal, lalu kemudian sertakan sabar di dalamnya agar hidup yang anda jalani pun kian terasa indah dan bermakna…


Terimakasih, semoga bermanfaat.
Terus menjadi diri sendiri untuk menyampaikan kebaikan dan berusaha untuk lebih baik dari sebelumnya, because tomorrow never dies…”



Senin, 16 September 2013

Memaknai diri

Sejarah telah mencatat begitu banyak drama kehidupan, tak satu pun yang terlewatkan tanpa sejarah yang tak terlupakan baik bagi pelakunya maupun orang-orang yang mengetahui akan kejadian tersebut. Saking banyaknya hal yang terjadi, terkadang kita cenderung lupa dengannya.
Menyikapi berbagai fenomena yang terjadi dalam hidup ini atau yang ada di sekitar kita haruslah dengan penyikapan yang bijak agar tak kemudian menimbulkan penyesalan akhirnya. Bagaimana sudut pandang kita daam menilai dan melihat sesuatu akan sangat berpengaruh terhadap apa yang kan kita lakukan setelahnya.

Pada dasarnya setiap kejadian itu bersifat netral, maka tinggal kita memilih harus bersikap seperti apa dalam menyikapinya. Contoh kecil saja, saat kita sedang berjalan tiba-tiba ada wanita berjalan tak melihat ke depan hingga akhirnya bertabrakan badan dengan kita, maka apa yang akan anda lakukan seandainya hal itu anda yang mengalami??
Ingat, peristiwanya bersifat netral kan. Kemudian kita tinggal memilih, apakah justru marah dan mencemooh atau justru tersenyum seraya mengatakan hati-hati…!!!
Itulah kira-kira sudut pandang.

Setiap peristiwa yang terjadi, pertemuan, perpisahan, kesuksesan, kegagalan, kemarahan, kekecewaan, kebahagiaan, itu semua merupakan hal yang sama sekali BUKAN kebetulan atau bisa terjadi begitu saja, sama sekali bukan. Telah ada yang mengatur skenarionya dengan sangat rapid an menakjubkan bahkan sering kali di luar dari apa yang terlintas dalam fikiran yang justru terjadi. Itu semua adalah kuasa Tuhan.

Setiap pertemuan membawa arti serta mengundang sejuta makna dalam iringan ia berjalan. Setiap perpisahan adalah pertanda akan pertemuan berikutnya yang lebih menakjubkan lagi manakala kita meyakininya. Setiap kemarahan adalah awal dari kehancuran saat kita salah menyikapi dan menempatkannya. Setiap rindu adalah konspirasi hati yang coba untuk mengganggu fikiran yang kemudian jika kita justru salah menyikapinya akan dapat menyebabkan labil ekonomi kian menjadi…

Renungilah perjalan hidup anda, tariklah makna dari setiap kejadian yang anda alami, syukuri setiap apa yang anda miliki, jadikan diri teladan bagi siapa pun yang mengenal anda, bahkan bila mampu maka jadilah sumber kebahagiaan dimanapun anda berada ( ^ _ ^ )
Jadilah pribadi yang mampu menerima, mendengarkan, dan berbicara untuk kebaikan. Teruslah berusaha untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya.





180 Hari menjadi diri sendiri

Salam hangat bagi anda semua,
Semoga hari yang anda jalani dipenuhi kebahagiaan serta terwujud semua asa dan angan dalam dri.
amiin...

Bila nanti kita berpisah
Jangan kau lupakan
Kenangan yang indah
Kisah kita..

Jika memang kau tak tercipta
Untuk kumiliki
Cobalah mengerti
Yang terjadi..

Bila mungkin memang tak bisa
Jangan pernah coba memaksa
Tuk tetap bertahan
Di tengah kepedihan..

Jadikan ini
Perpisahan yang termanis
Yang indah dalam hidupmu
Sepanjang waktu..

Semua berakhir
Tanpa dendam dalam hati
Maafkan semua salahku
Yang mungkin menyakitimu..

Semoga kelak kan kau temukan
Kekasih sejati
Yang kan menyayangi
Lebih dariku..

Bila mungkin memang tak bisa
Menyatukan perbedaan kita
Dan tetap bertahan
Di tengah kepedihan..

Jadikan ini
Perpisahan yang termanis
Yang indah dalam hidupmu
Sepanjang waktu..

Semua berakhir
Tanpa dendam dalam hati
Maafkan semua salahku
Yang mungkin menyakitimu…


Dari miliknya Lovarian - Perpisahan Termanis

Di awali dengan sentuhan lagu dengan lirik penuh makna di atas membuat intermezzo tulisan kali ini nampak berbeda bagi saya. Mungkin banyak di luar sana kisah lainnya yang lebih menarik atau bahkan menyentuh hati, namun biarkan kali ini saya bernarasi tentang kisah yang saya beri judul “180 Hari menjadi diri sendiri” ini kepada anda pembaca sekalian.

Memang nampaknya sangat klise bila dibaca sekilas saja, atau bahkan bagi kita yang kesehariannya justru jauh dari fenomena semacam ini, bagaiamanakah fenomenanya? Ceck this out!!!

Anehkah menurut anda bila ada seseorang yang nampak begitu sempurna dalam hidupnya serta pencapaiannya namun ternyata di balik semua itu dia merupakan sosok rapuh yang lahir dan besar dalam dekapan awan hitam dan selimut kepedihan??

Ia adalah seorang yang dalam perjalanan hidupnya memiliki dua sisi yang sangat kontras. Di sebuah sisi ia adalah sosok riang, cerdas, rupa menawan, dan berbagai kebaikan-kebaikan lainnya. Setiap orang atau bisa dibilang kebanyakan orang yang mengenalnya akan mengatakan demikian. Sisi sempurna itulah yang membuat banyak orang kagum dan segan kepadanya, bahkan sampai-sampai banyak orang yang cukup berhati-hati dalam berkata serta sangat menjaga prilaku bila bertemu dan berbincang dengan sosok ini.

Tak banyak yang tahu, atau bisa jadi hanya ada satu orang yang tahu bagaimanakah sisi dalam dirinya yang lain. Ternyata sangatlah berbeda, di sisi lain dirinya ia menyimpan begitu banyak luka dan kemarahan. Di balik senyum ramahnya ia adalah sosok bengis yang sangat mampu melukai banyak orang hanya dengan sentuhan kata-kata pedas yang meluncur dari bibirnya.

Ia adalah sosok pendiam yang nyatanya orang mengetahuinya adalah sosok yang mudah berbaur dan mampu dengan cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya.
Sosok yang sebenarnya lebih suka menyendiri meski di tengah keramaian dan tak terlalu suka menjawab banyak pertanyaan. (Hahahhahah……) lucu dan sangat menggelikan bila membayangkannya!!!

Bagaiamakah ia mampu tersenyum begitu memukau untuk menyembunyikan ribuan luka dan tangis dalam dirinya. Sungguh luar biasa menurut saya.
Ia terbiasa dididik menekan emosi, jadi tak jarang ia hanya diam bila mendapati dirinya terluka, kecewa, atau perasaan-perasaan negative lainnya. Namun ia mampu dengan sangat mudah membagikan senyum ramahnya apapun kondidi dirinya saat itu, hanya untuk menyenangkan dirinya sendiri dan orang lain di sekitarnya.
Sosok yang tak terbiasa berbagi cerita namun mampu menjadi pendengar yang abik dari setiap cerita orang lain kepadanya, bahkan ia mampu menghibur orang lain di saat dirinya sendiri jatuh dalam lubang gelap yang justru lebih membutuhkan hiburan dan motivasi.

Pertemuannya dengan seorang wanita pada 180 hari yang lalu ternyata mampu menjadi sebuah angin segar, berasa wajahnya diperciki air yang sangat segar.
Sangat jarang sekali ia mampu menjadi dirinya sendiri dalam berbagai kondisi kehidupan yang ia jalani, namun sosok wanita ini mengajarkan betapa luarbiasanya bila kita menjadi diri sendiri dan mampu membahagiakan orang lain bersamaan dengan itu.




“Apalagi yang bisa dibanggakan selain menjadi diri sendri. Bila kita saja sudah berusaha jadi orang lain, maka siapa yang akan menghargai kita”





Kalimat tersebut sangat menginspirasi bahkan mengubah paradigmanya yang selama ini justru sangat jauh dari itu. Betapa pertemuan itu menjadi sangat berarti, dalam setiap hari yang dilewatinya selalu ada pelajaran berharga yang ia dapatkan. Hingga sampai akhirnya ia memiliki kebahagiaan yang belum pernah ia rasakan selama ini. Bahagia yang sangat luar biasa, bahagia yang sebenarnya, bukan yang seperti selama ini ia rasakan yakni bahagia yang untuk membuat orang lain bahagia saja.
Dalam pertemuan inilah semua hal yang selama ini ia yakini, yang selama ini ia tidak rasakan maka ia dapatkan. Sungguh pertemuan yang luar biasa dari skenario buatan Tuhan.

Setiap hari pun berlalu begitu cepat terasa, tanpa dibuat-buat rasa itu mulai menguat dalam dirinya. Semakin hari semakin besar rasa sayang sosok ini kepada sang wanita, namun ia tidak mampu menunjukan sepenuhnya rasa itu karena tidak terbiasa dengan berekspresi lebih dalam. Namun sang wanita sungguh begitu mengerti betapa rasa itu sangatlah besar meski ia sadar bahwa sampai akhirnya itu hanya akan menjadi kenangan yang mungkintak kan terlupakan.
Bagai mendapat anugerah yang tak disangka-sangka, begitulah kira-kira untuk menggambarkan betapa bahagianya ia bisa bertemu dengan sosok yang sangat mengerti dirinya itu.
Begitu banyak kesamaan dari diri mereka, namun hal itu tidak lantas membuat rasa saling mengerti dan menghargai justru hilang. Melainkan makin kuat dan melekat dalam diri mereka.

Saya doakan semoga kebiasaan buruk mereka berdua bisa hilang, dan kebahagiaan melimpah menaungi kehidupan mereka masing-masing. Sebuah pelajaran lainnya, bahagia itu sederhana.

Kebahagiaan itu sebenarnya adalah ketika kita merasa nyaman dengan diri kita, pasangan hidup kita, keluarga, pekerjaan, dan semua terhimpun dalam keimanan kepada Allah SWT…

Angin laut menjadi saksi sejarah mereka terukir dalam diam dan jauh dari hiruk pikuk keramaian orang.
Es krim menjadi penawar hati yang remuk redam dan terkungkung oleh panasnya dada akibat berbagai dilemma serta problematika hidup yang melanda.
Sejenak diam diterpa angin dan menghabiskan waktu berjam-jam lamanya telah menjadi ritual wajib akhir pecan bagi mereka.
Lika-liku jalanan pun seakan tak ingin ketinggalan menjadi saksi penacatat sejarah dan kisah hidup mereka yang tidak ada orang lain tahu selama ini.
Terik matahari pun selalu setia menemani hati-hari bahagia mereka.
Banyak tempat yang telah dihampiri, banyak kisah yang telah dibagi, banyak tawa yang telah menggetarkan hati, dan inilah kisah 180 hari menjadi diri sendiri bersama sang pemiliki hati.
Bila kisah ini dibukukan, maka saya rasa akan menyaingi kisah cinta legendaris Romeo and Juliet (hahahaha….)

Namun di luar semua itu, apapun yang akhirnya terjadi. Apapun akhirnya yang Tuhan takdirkan bagi mereka berdua, ada satu hal yang sangat berharga yang didapat sosok utama kita ini, yaitu “Bahagia menjadi diri sendiri”.

Saat ini mungkin ia tak mampu lagi untuk sepenuhnya menjadi diri sendiri, ia tak akan bisa lagi berkata sesuai kehendaknya, karena lawan bicara yang sangat mengerti dirinya dan sangat menghargai hakikat menjadi diri sendiri itu telah memilih jalan hidupnya sendiri yang nyatanya membuat mereka menempuh jalan yang tak bisa seiring lagi. Tetapi, pelajaran hidup dalam 180 hari itu sangatlah berharga. Ia adalah guru terbaik yang pernah ia miliki.

Kini saatnya ia menghadapi situasi seperti sebelumnya di mana mereka belum bertemu. Kuatkah ia menjalaninya tanpa tongkat yang selama ini menjadi sumber kekuatannya?? Kita tunggu saja kisah hidupnya selanjutnya…”


Jumat, 13 September 2013

yang tak bisa dihindari

Begitu banyak cerita dan kenangan yang terjadi dalam hidup kita. Entah itu hal menyenangkan, kecewa, sedih, marah, membanggakan, maupun percintaan. Meski setiap manusia memiliki jalan hidup dan ceritanya masing-masing, namun bukan berarti setiap manusia benar-benar berbeda. Ada beberapa hal yang bisa saja atau mungkin setipe dalam perjalanan hidup manusia di muka bumi ini.
Apa kenangan terindah yang kamu miliki??
What is your best you ever had??

Pasti semua orang memiliki berbagai jawaban yang beragam, tak terkecuali jawaban saya…
Namun pernahkah kamu merenungkan hal apakah yang menurut kamu, kamu tidak bisa menghindar darinya?

Ada dua hal yang bagi saya pribadi saya tidak bisa menghindar darinya, yaitu
KECEWA dan MENAHAN RASA RINDU
Keduanya begitu berat, maka obat penawarnya adalah dengan menemukan sumber kebahagiaan bagi dirimu serta menerima keadaanmu sepenuhnya tanpa penyesalan.
Ketika pengharapan tak sesuai dengan kenyataan yang ada maka di saat itulah kecewa mulai menyelipkan diri dalam relung-relung hati. Sakit begitu menyayat terasa. Meski banyak yang mampu berkata ikhlas dan mengkondisikan diri untuk menerima kenyataan, namun nyatanya hal itu tak benar-benar teratasi. Sakitnya begitu pilu terasa, bahkan obat bius pun seakan tak mampu meredakan sakit yang timbul itu.
Kemudian ada rasa rindu yang juga selalu menghimpit dada manakala ia hadir dan mengalir seirama detak jantung yang memompa darah ke seluruh tubuh.

Rindu itu menyiksa diri, memaksa hati dan fikir untuk terus menerus membayangkan sosok indah dengan tatap mata elangnya yang dibalut cahaya wajah redup nan menyejukkan hati.

Terkadang bila rindu itu datang, tubuh seakan bergetar, bibir kelu untuk berucap, hanya mampu membayangkan sesuatu yang mungkin tak kan pernah bisa dimiliki atau bahakan jauh di mata namun tersembunyi dalam hati.

Setiap orang memiliki cara yang berbeda-beda dalam menyiasati kecewa maupun rasa rindu. Bagaimana dengan anda???

Rindu dapat terobati menurut saya dengan beberapa cara yaitu
1. Bertemu atau temukan hal yang menyebabkanmu merindu
2. Lakukan kebiasaan manakala mengobati rindu
3. Biarkan diri merasakan betapa indahnya saat bertemu
4. Bayangkan ia ada di dekatmu dan berkata “all izz well”
5. Ambil handphone dan hubungi ia

Ingat!!!

Setiap orang memiliki berbgai cara unik dalam berekspresi, namun tetaplah berpegang pada koridor norma yang berlaku dalam masyarakat serta nilai-nilai religious kepercayaan anda masing-masing…

Nobatkan dirimu sebagai pribadi yang berkualitas.
Angkat wajahmu dan katakana pada dunia bahwa kau pun mampu beridkari.
Ingat selalu apa yang membuatmu bahagia…

Semoga bermanfaat, Thanks for everything !!!

Senin, 09 September 2013

Nasehat Warren Buffet

Siapa sih yang tak jutawan yang satu ini “Warren Buffet?” Investor berusia 82 tahun ini adalah orang terkaya di dunia versi majalah Forbes dengan nilai aset US$ 53,5 miliar. Sebagai seorang kepala eksekutif (CEO), Buffet mendapat gaji US$ 100 ribu per tahun. (angka yang mencengangkan bukan)….
Dengan pencapaian tersebut, Buffet tentu banyak makan asam garam dalam menjalani karir dan mengelola perusahaan. Dia pun tentu mengetahui cara paling optimal untuk memanfaatkan potensi setiap bawahannya. Sebagai seorang eksekutif, Buffet pasti memiliki ekspektasi tertentu terhadap karyawannya.
Saat berbicara sebagai mentor dalam acara Office Hours Session with Levo League, Buffet membagi tips dan pengalaman personal tentang cara meniti karir. Pemilik firma investasi Berkshire Hathaway ini membagi beberapa kiat.
Berikut diantaranya.

1. Temukan gairah dan minat Anda
Buffet mengatakan seorang profesional harus bisa menemukan karir yang pas untuk dirinya. Terkadang, hal ini mengesampingkan gaji atau kompensasi yang bakal diterima. Namun hal tersebut bisa terbayar jika seseorang menghasilkan produk berkualitas, karena memiliki minat yang besar untuk menciptakannya.

2. Berkomunikasi secara efektif
Buffet mengaku pernah minder dan trauma saat harus berbicara di depan umum. Hal ini terjadi bahkan ketika dia sudah menyabet gelar MBA! Namun Buffet tak berkecil hati dan mengambil kursus public speaking sehingga kekurangan ini bisa diatasi. "Caranya sederhana, berkomunikasilah secara efektif."

3. Memahami perilaku orang lain
Seorang profesional dituntut untuk bisa memahami perilaku dan sikap orang lain, baik itu bos, klien maupun rekan sekerja. Dengan demikian orientasi kinerja seorang profesional akan lebih terarah.

4. Belajar untuk mengatakan tidak
Hal ini berlaku untuk perbuatan yang tidak baik dan menyia-nyiakan waktu. Katakan tidak untuk hal mengganggu produktifitas.

5. Jangan bekerja dalam lingkungan yang tidak adil
Seseorang hanya bisa bersikap profesional jika berada di lingkungan kerja yang profesional. Termasuk dalam hal tunjangan, gaji dan kompensasi lainnya. Buffet pun menyarankan setiap profesional untuk memilih tempat kerja yang bisa menampung minat, bakat serta memberi imbal balik yang sepadan.


Begitulah sekiranya beberapa hal penting dari Buffet, semoga dapat bermanfaat. Jika anda merupakan pegiat atau seorang yang tertarik ke dunia bisnis, maka jangan pernah ragu untuk menginvestasikan kemampuan anda dengan mengumpulkan berbagai informasi serta pengalaman dari berbagai orang sukses di muka bumi ini.

Selamat mencoba dan jangan lupa, jangan pernah kehilangan jati diri anda meski apapun usaha dan bisnis yang anda lakukan….


Jumat, 06 September 2013

Perhatikan Karyawan Anda

Bisnis !!!
Kata yang satu ini sangat menggairahkan untuk dibahas. Iming-iming keuntungan serta berbagai pengalaman yang ada telah mampu membuat banyak orang melejit karenanya. Apakah anda termasuk salah satu diantaranya??
Perlu anda ketahui pula bahwa salah satu factor yang harus diperhatikan dalam bisnis yaitu dalam hal manajemen. Manajemen ini terkadang banyak yang menyepelekan dan mengabaikan namun dampak darinya sungguh menghebohkan.

Tapi kali ini saya ingin coba berbagi kepada anda tentang beberapa hal yang harus menjadi perhatian guna menyelamatkan usaha anda.

1. Jika karyawan anda sudah mulai susah serta berbelit-belit ketika ditanyai mengenai laporan keuangan maka itu indikasi bahwa ada yang tidak beres dengan keuangan di perusahaan anda, maka yang perlu anda lakukan adalah bersabar dan selidiki secara masiv apa yang sebenarnya terjadi.

2. Lihat wajah karyawan anda, apakah mengalami kemiringan di bibir, mata dan badan Nampak lemas?? Hati-hati, itu pertanda ia sedang membutuhkan donor dana segar. Hehehehe

3. Ketika anda coba melakukan pendekatan personal dengan cara ngobrol empat mata, namun ia menanggapi dengan nada yang tak ramah, maka itu berarti ia sedang kalut dan banyak masalah. Redakan beban fikirannya dengan menambah nominal angka di rekeningnya (hahahaha)

4. Saat karyawan anda terlihat lemas dan mulai tak bergairah maka itu indikasi kantongnya sedang kering. Maka lakukanlah pendekatan personal untuk mengetahui apa yang terjadi padanya. Jangan anda langsung reaktif apalagi memarahinya di depan rekan-rekan kerjanya yang lain karena hal itu justru membuat semangat kerja serta loyalitasnya kian jatuh.

5. Ketika bibir karyawan anda mulai maju dan sering berbentuk tidak jelas, maka itu indikasi ia sedang mengalami gangguan fikiran yang menyebabkan mood kerjanya menurun. Jika mood kerjanya belum diperbaiki maka hasil kerjanya pun tak akan baik.

6. Senyum-senyum sendiri. Nah, sindrom senyum-senyum sendiri ini biasanya mengindikasikan bahwa ia sedang jatuh cinta atau mengalami suasana hati yang menyenangkan, inilah saat yang tepat jika anda ingin membuatnya lebih maksimal dalam bekerja serta memberikan tantangan yang lebih besar demi tercapainya target kerja yang lebih bagus lagi.

Nah, dari keempat hal itu, maka manakah yang pernah anda alami?

Ingat ya!!!
Tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan dengan komunikasi, tetapi perlu dipahami pula bahwa komunikasi di sini adalah komunikasi efektif yang terjadi secara dua arah. Bukan komunikasi subyektif apalagi untuk menang sendiri dan menjatuhkan yang lainnya.
Dengan tim kerja yang solid, kemudian komunikasi yang baik, keterbukaan, serta saling kerjasama maka perusahaan anda akan semakin merajai bidangnya secara pesat dan mungkin tak mampu terkejar oleh competitor anda serta orang-orang lainnya yang ingin menduplikasi usaha anda tersebut.

Semoga bermanfaat !!!
(( ^ _ ^ ))

Sabtu, 17 Agustus 2013

ENAM BELAS

Enam belas,
Rasanya rindu ini di pukul dua,
Dia tinggi dan amat jauh,
Dia risau dan liar…

Nyala redup, namun gigih berjalan
Dia menanti yang akan pergi,
Dia memiliki yang akan hilang,
Dia bahagia dan melupakan sedih…

Aku miliki dia pada dua puluh tujuh,
Aku merajai dia di titik sepuluh,
Aku mencintainya tanpa sudut,
Mengukur setiap ruas lingkaran…

Dia lalu berkata,
Hujan aku mencintai laut,
Aku mencintai laut tanpa batas-batasnya,
Aku mencintainya sedalam palungnya,
Aku mencintai hati dari sederhananya…

Kurang tiga puluh,
Maka aku tahu bahwa lima belas adalah cerita baru…


-“seanai”-




Kamis, 15 Agustus 2013

Sayang

Sayang…
Saat waktu sudah tak lagi memberi ruang,
Biarkan ia berdendang perlahan…

Saat mata-mata sudah mulai redup menyambut senja,
Bersabarlah akan ada aku yang lain di sana…

Sayang…
Dalam jemariku,
Sebuah janji lain terikrar,
Walau jari manis tak terus menerus sakti mengikat kata…

Sayang…
Aku ingat benar,
Saat luka-lukaku kau basuh,
Kau keringkan,
Dan kau jagai setiap fajar…

Sayang…
Kau tahu ini perih,
Rasanya ibarat nafasku sesak tanpa pelegaan,
Rasanya letih…

Sayang…
Sekali usap tangisku sampai jauh,
Rasakan itu sungguh keberatan…

Sayang…
Aku tak akan bisa pulang,
Janji kau akan biarkan tanaman kita tanpa air,
Biar ia terbiasa menjadi kaktus,
Dia tak perlu air untuk hidup dan matinya,
Biarkan dia kuat karena tahannya,
Biarkan dia mati karna waktunya…



-"seanai"-

Love of A Real Man

Hahh!!!
Mungkin tulisan kali ini lagi-lagi Nampak layaknya seorang ABG yang sedang gandrung membicarakan prihal cinta dan mencintai.
Tapi saya katakan, maybe yes maybe no …..
Silahkan anda berasumsi sendiri. Saya hanya ingin mengatakan bahwa menulis itu bukanlah mengenai satu tema atau idealisme saja, ada yang namanya motivasi, ada yang namanya tujuan, ada yang namanya kontinyuitas, ada pula yang namanya ekspresi.
Tentu kali ini saya ingin katakana kepada anda bahwa, ada hal menarik untuk dibicarakan mengenai berbagi hal dalam hidup ini yang tentu saja anda pun merasakan atau mengalaminya atau bahkan sekedar mendengarnya serta mengamati dari orang lain di lingkungan anda.

Bukan karena belakangan ini saya sering sekali berinteraksi dengan para pecinta, atau bukan pula karena belakangan ini saya lebih kerap bertemu dengan orang-orang yang lebih banyak membicarakan perihal cinta dan percintaan.
Hahahaha……!!!!

Apakah anda pernah menemukan bahwa seorang lelaki memiliki banyak wanita di sisinya?
Atau justru sebaliknya seorang wanita dengan segudang lelaki yang entah pacarnya, selingkuhannya atau hanya sekedar teman saja???
Pernah???

Hemm….
Namun kali ini bukan itu yang akan kita bahas spesifik kawan, maaf….
Hehehe

Maaf bagi kaum saya (kaum laki-laki), karena kali ini tentang kaum laki-laki yang akan menjadi bintang utama dalam padanan kata dan kalimat dalam setiap paragraph yang ada di artikel saya kali ini.
Silahkan nikmati bacaan kali ini, posisikan anda dengan senyaman mungkin untuk membacanya…
Okay!!!

Dalam dunia percintaan, seorang lelaki tak cukup mudah untuk begitu saja suka atau jatuh cinta dengan seorang wanita (tidak mudah jatuh cinta untuk cinta yang sebenarnya, bukan sekedar senang-senang saja tentunya).

Dari bait sebuah lagu yang pernah saya dengar bahwa, ini nih bait lagunya_:

Aku bisa membuatmu
Cinta kepadaku
Meski kau tak pernah
Mencintaiku…
Biar saja waktu
Yang kan menjawab
Semua padamu…

Dan itu ada benarnya juga menurut saya.
Seorang laki-laki memiliki kemampuan istimewa yang entah darimana datangnya (mungkin kemampuan keturunan dari arjuna), untuk menaklukan hati wanita. Nah, kemampuan inilah yang terkadang jika laki-laki tersebut tidak mampu mengendalikannya maka kemampuan ini membuatnya mampu memiliki banyak takhlukan (maaf jika kata-katanya terlalu pedas untuk beberapa orang).

Tapi percayalah, seorang pria sejati tidak akan melakukan itu (maybe…)
Seorang pria sejati tidak mencintai banyak wanita, pria sejati hanya akan mencintai seorang wanita saja dengan sejuta cara untuk menunjukkan betapa besar cintanya kepada sang wanita pujaannya itu.
Tapi jangan bangga diri dengan membalas rasa cinta yang sejati itu dengan hal sebaliknya, karena cinta pun dapat berubah haluan kawan, camkan itu.

Ada beberapa hal yang dapat saja menjadi lem perekat dalam kesempurnaan sebuah hubungan percintaan, namun hal itu apabila:

Pertama ; Cinta karena Allah
Ya, tentu saja cinta karena Allah atau apapun Tuhan anda maka cinta yang dilandasi keikhlasan karena-Nya maka itulah yang akan tetap menjaga cinta itu hingga akhir hayat dan ambang batas cinta keduanya di dunia ini. Sadarilah bahwa apapun yang anda lakukan dan anda alami di dunia ini tak luput dari kuasa-Nya bahkan daun yang jatuh pun tak lepas dari seizin-Nya kan. Dari sebuah buku karya seorang penulis favorit saya dalam bukunya “Daun yang jatuh tak pernah membenci angin”. Maka itulah filosofis yang harus kalian ketahui wahai para pecinta sejati (oh iya, buku itu karya Tere Liye). Temukan filosofis cintamu sendiri, maka itu akan menjaga kalian tetap pada jalur cinta yang telah kalian sepakati (hehehe….)

Kedua ; Kejujuran
Ada yang bilang bahwa, “cinta hadir karena perkenalan, bersemi karena perhatian, bertahan karena kesetiaan. Dan cinta bisa gugur karena kebohongan”. So, please don’t lie. Jadi, buatlah kesepakatan dalam dirimu sendiri akan pentingnya kejujuran dalam menjalani sebuah hubungan bahkan dalam menjalani kehidupan ini kawan. Mungkin di lain pihak anda melihat yang sedikit nakal dan bermain-main dengan kejujuran nampak enak, bahagia, kaya, atau Nampak sejahtera. Namun yakinlah bahwa itu semua hanya kulit luarnya saja. Don’t judge the book from the cover.

Ketiga ; Komitmen sejati
Hemmm….
Jangan bilang kata-kata ini sok ya. Karena komitmen sejati itu akan muncul seiring dengan kedewasaan serta kematangan berfikir seseorang. Jika orang itu belum mencapai kedewasaan dan kematangan dalam berfikir maka yang terjadi hanyalah ketegangan dan keributan-keributan saja tanpa solusi yang solutif. Bagaimana ciri orang yang sudah mencapai kematangan itu?? Banyak cara kawan untuk mengetahuinya, tapi mungkin salah satu cirinya adalah tidak suka rebut dalam menyelesaikan masalah dan mungkin akan agak menghindari bersuara tinggi atau berteriak-teriak dalam bicara (hehehehe, silahkan cari tau sendiri ya…..). Saya sarankan pada anda, kalau ada orang yang sudah menyatakan komitmennya dan menurut anda dia adalah orang yang tepat maka jangan lama-lama berfikir lagi dan jangan pernah sia-siakan orang itu kawan.

Keempat ; kesadaran diri akan hakikat hidup manusia
Nah, yang kali ini agak teoritis yah sepertinya (hahahaha…..)
Hakikat hidup manusia ini akan menyelamatkan anda dari fikiran-fikiran negative yang mungkin timbul akibat berbagai pengaruh serta interaksi anda dalam kehidupan bermasyarakat. Milikilah hakikat hidupmu kawan, pelajarilah mengapa kau diciptakan di dunia ini. Dari seorang motivator dunia yang saya baca melalui buku karyanya saya ketahui bahwa “manusia diciptakan sebagai alat untuk mewujudkan keinginan Tuhan”, kata-kata ini saya peroleh dari buku berjudul LIFE WITHOUT LIMMIT karya NICK VUJICICK. Thanks nick, I got multi power from your book….

Kelima ; Martabat
Ya, anda tidak salah melihat, saya memang menulis MARTABAT. Jangan berfikir ini terlalu kolot atau terlau idealis pula kawan. Banyak orang mempertahankan sebuah hubungan karena latar belakang harga diri atau martabat diri dan keluarganya.
Eits…. Ini bukan cerita film kerajaan ya (hahahaha……)
Martabat sering kali justru menjadi factor X namun sangat kuat dalam kaitannya mempertahankan hubungan yang mungkin ia sendiri tak menginginkannya. Mungkin sebagian film-film yang anda lihat di televisi itu diangkat atau terinspirasi dari cerita atau kisah di dunia nyata ya…!!!
Mereka yang masuk ke dalam golongan ini kebanyakan menjalin hubungan diawali dengan perjodohan atau rasa hormat kepada orang tua, sehingga timbul pemikiran untuk tidak mengecewakan mereka yang disayangi dan dihormati itu, lalu bertahanlah hubungan itu hingga mungkin suatu saat hubungan itu akan terpisah dengan sendirinya. Entah mungkin dengan kematian atau dengan perpisahan. Dari film bollywood yang saya tonton (hahahaha…..kebanyakan nonton film bollywood kalik ya), yang judulnya “Jab Tak hai jaan” ada pelajaran yang saya petik kawan. Anda ingin tahu pelajaran apa itu??
Say yess if you want to know it….!!!!
Hehehehe
Pelajaran yang saya petik dari film itu salah satunya adalah;

“setiap cinta punya waktu,
Dan waktu bukan milik kita,
Waktu hanya milik-Nya….
Maka temukanlah
Kapan waktu untuk cinta sejatimu
Akan kau miliki,
Forever…..
Not just for a moment,
But
Sepanjang hayatmu…”


Nah, sebagai penutup saya ingin katakana kepada anda
“Jadilah pria sejati yang menyintai wanitanya sebagaimana anda menyintai diri anda sendiri. Jangan pernah membuatnya menangis jika anda tak bisa membuatnya tertawa. Jika anda belum bisa membahagiakannya, maka setidaknya jangan menyakitinya dan membiarkannya meneteskan air mata…”




Selasa, 06 Agustus 2013

Tua Belum Tentu Dewasa

Apa kabar pembaca sekalian??
Semoga tetap sehat selalu dan makin sukses ya….
Bolehkah di awal ini saya melontarkan sebuah pertanyaan?
1. Berapa usia anda saat ini?
2. Sudah berkeluarga?
3. Sudahkah punya anak?
4. Apa profesi anda?
5. Layakkah disebut dewasa?

Nah, tidak usah anda utarakan jawabannya. Cukup anda simpan dalam benaka pembaca sekalian.
Mengapa saya menanyakan pertanyaan-pertanyaan tersebut??

Ya…
Sebagai intermezzo dari pembahasan kita kali ini. Kali ini saya ingin sedikit mengangkat topic yakni
“JADI TUA ITU PASTI, JADI DEWASA ITU PILIHAN”
Jangan kaget dulu, karena ini bukanlah siding pleno DPR
Hehehe………….

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa usia makin hari makin bertambah dan seiring dengannya jatah hidup kita di dunia yang fana ini pun makin berkurang. Alangkah bahagianya bagi mereka yang pada usia senja/tuanya dapat menikmati hari-hari bahagia bersama keluarga tercinta, anak cucu dan karib kerabat tanpa direpotkan dan dipusingkan dengan urusan keduniaan lagi. Jadi benar-benar menikmati hasil dari jerih payah yang selama ini telah dilakukan kala usia muda.
Namun taukah anda, tua bukan berarti orang itu dewasa. Tua itu pasti karena itu berkaitan dengan usia seseorang, tapi dewasa belum tentu karena dewasa merupakan suatu proses kematangan dalam berfikir dan berprilaku.

Banyak sekali kita menemui orang-orang yang sudah tua namun tingkah laku dan perbuatannya taubahnya seperti anak kecil yang belum tahu apa-apa, namun caranya berkata seolah sudah mengerti segala-galanya. Orang seperti ini terkadang hanya pandai berbicara saja, namun dalam bukti pengimplementasian dalam perbuatannya 0% (nol persen).
Banyakkah orang seperti ini?
Ya, tentu saja banyak sekali.
Bukan berarti saya mengklaim bahwa diri saya sudah lebih baik, namun mari kita memperbaiki diri bersama berdasarkan kesadaran diri pribadi masing-masing. Jangan sampai kita dikatakan orang hanya banyak omong dan pintar bicara saja namun tingkah laku kita justru menuai hujatan atau membuat orang lain jengkel dan marah karenanya.

Idealnya semakin tua kita maka diiringi pengalaman yang juga banyak maka kedewasaan dalam berfikir dan bersikap pun semakin matang.
Tapi kalau kita membicarakan sesuatu yang ideal maka bagi saya itu hanya ada pada tataran konsep dan teks book saja. Bagi saya tidak ada yang benar-benar ideal di kehidupan dunia ini. Maka kita lah yang coba tuk mensubtitusi serta melengkapi berbagai hal itu menuju sebuah keidealan menurut versi yang kita pahami dan yang kita yakini kebenarannya.

Untuk menjadi orang yang memiliki pemikiran yang dewasa tidaklah tergantung pada usia orang itu, melainkan referensi serta pengalaman yang ia miliki tentunya. Selain daripada itu tentu saja cara atau penyikapan diri terhadap factor luar yang diterima oleh diri dan fikirannya. Bentukan diri dari didikan dan pola asuh serta latar belakang pendidikan tentu saja sangat mempengaruhi gaya berfikir seseorang serta caranya dalam bertingkah laku.

Saya pribadi sangat suka terhadap orang yang menunjukan kematangan dalam berfikir dan berprilaku. Tentu saja anda pun saya rasa tidak akan jauh berbeda pendapat dengan saya mengenai hal ini kan. Mana mungkin ada orang yang menyukai seseorang yang bertingkah kekanak-kanakan dan tidak bisa menyesuaikan diri pada tempat dan situasi yang bagaimana seharusnya ia berada dan bersikap.

Seseorang yang memiliki kematangan serta kedewasaan akan menunjukan prilaku yang mandiri dan memikat lawan interaksinya secara alamiah melalui gerak tubuh serta tutur kata yang memiliki kesan dan ciri jati diri yang kuat.
Seiring bertambahnya usia pula maka otak manusia telah berproses tanpa kita sadari sepenuhnya dengan in-put dan out-put interaksi keseharian kita. Seharusnya data yang tersimpan di memori otak kita itu mampu menjadi bahan dasar atau materi yang bermutu jika diolah dengan tepat sehingga menghasilkan out-put yang memuaskan pula, bukan hanya memuaskan diri pribadi tetapi juga orang-orang yang berada di sekitar kita.

Ingat kawan, tua itu pasti namun dewasa itu pilihan. Apakah kita akan tetap menjadi anak-anak yang terperangkap di tubuh orang dewasa atau memilih untuk menjadi dewasa sepenuhnya baik secara fisik atau tubuh dan juga secara pemikiran dan tingkah laku.
Jangan biarkan orang lain menghujat anda dengan kata-kata kasar baru anda berubah.
Jangan sampai anda mendapat cacian baru anda berfikir akan perbuatan yang anda lakukan.
Orang lain marah atau kesal terhadap kita itu pasti ada alasannya, tidaklah mungkin orang lain begitu saja kesal dan marah apalagi sampai khilaf melakukan kontak fisik jika tidak ada sesuatu yang menstimulus dan mendasarinya, maka dari itu janganlah reaktif mengeluarkan reaksi berlebih dan tidak terima, lakukanlah pengamatan pada diri sendiri dan lakukanlah perenungan atas apa yang telah anda perbuat sehingganya orang lain melakukan suatu perbuatan tertentu pada anda terlebih bila itu perbuatan yang menyakitkan menurut versi anda.

Jadi, pesan saya kali ini
Dewasalah dalam berfikir dan berprilaku, jangan biarkan hujatan itu sejurus menghujat anda. Karena anda tercipta dan terlahir ke dunia ini sebagai pemenang yang telah dibekali Tuhan dengan berbagai kemampuan menakjubkan untuk bertahan hidup dan menakhlukkan dunia.

Bangkitlah….
Bangkitkanlah pribadi luar biasa yang mungkin selama ini tertidur pulas…
Bangun dan tataplah dunia…
Sapalah mentari dengan semangat dan senyum penuh gairah…
.
Dan katakan
AKU DI SINI AKAN MENJEMPUT KESUKSESAN YANG TELAH DIGARISKAN TUHAN UNTUKKU….





Kamis, 01 Agustus 2013

DUIT

Jangan mengerutkan dahi dulu setelah melihat judul artikel ini ya!!!
Yah walaupun pada era/zaman sekarang ini ternyata duit bisa menjadi muara dari berbagai masalah ataupun solusi dalam setiap dinamika hidup.
Walaupun duit bukanlah segalanya, namun segalanya bisa saja bersinggungan dengan duit.
Tapiiiiiiii……….
Yang akan kita bahas kali ini bukanlah duit dalam artian uang,,,
Hahahaha
Tapi DUIT di sini merupakan singkatan dari:

D = Do’a
U = Usaha
I =Ikhtiar
T = Tawakal

Nah….
Kita mulai bahas “DUIT” ya,,,,!!!

Pertama:
Do’a;
dalam setiap dinamika dan sendi kehidupan manusia, jangan pernah lupakan kekuatan maha dahsyat yang dapat mengguncang bumi dan langit yakni sebuah Do’a. Do’a yang bagaimanakah itu?
Tentu saja do’a yang dipanjatkan oleh orang yang yakin akan kuasa Tuhannya. Dengan ketulusan serta kegigihan maka do’a akan menjdi sebuah pelengkap yang luar biasa dalam mewujudkan kesuksesan itu menjadi kenyataan.

Kedua:
Usaha;
berdoa saja tanapa adanya usaha untuk mewujudkan impian menjadi kenyataan maka tidaklah mungkin impian itu dapat menjadi kenyataan kan!!!
Berusahalah dengan sungguh-sungguh seakan kamu itu hidup untuk selamanya. Wujudkan dan tunjukkan kepada dunia bahwa kamu bisa menaklukan kerasnya hidup dan berusaha di dunia.

Ketiga:
Ikhtiar;
nah, ikhtiar ini sama halnya dengan usaha, jangan menyerah dengan keterbatasan yang kamu alami. Jangan biarkan dunia mencibir dan menertawakanmu. Karena kamu berhak atas kebahagiaan, kamu berhak atas kesuksesan, dan kamu berhak memiliki derajat yang lebih baik setiap harinya.

Keempat:
Tawakal;
yang terakhir yakni tawakal. Jadi, sertakan Tuhan dalam usaha yang kamu lakukan. Sertakan Tuhan dalam setiap mengarungi kehidupan. Ketika kita memikirkan segalanya hanya dengan logika manusia saja tanap menyertakan Tuhan maka yakinlah kamu akan merasakan betapa sulitnya menaklukan dunia ini seolah manusia ini tiada daya dan upaya.
Maka dari itu sertakan Sang Maha Kuasa agar dapat menaklukan dunia seakan dunia itu tunduk di hadapanmu.

Sekian tulisan yang dapat saya bagi untuk kali ini. Semoga bermanfaat dan ambillah hikmah dan kebaikan dalam artikel ini. Namun bila ada hal yang kurang berkenan atau bahkan tak bermanfaat maka biarkan itu menjadi kesalahan dari saya selaku insan yang memang memiliki banyak salah dan kurang.

Follow twitter saya @jimmy_romar10 untuk berkomunikasi via twitter
senang bisa berbagi.....

Lyric Lagu Hold My Hand - Maher Zain

Sebuah lagu penuh makna yang sangat menginspirasi dari Maher Zain.
Terkadang ada obat penat, pelipur lara, atau motivasi yang bisa kita dapatkan dengan murah bahkan tanpa biaya besar seperti contohnya mendengarkan musik untuk menghapus luka, pengobat rindu, dal lain-lain.
Nah kali ini mari kita simak sebuah lagu dari Maher Zain yang menurut saya memiliki makna yang sungguh dalam, silahkan nikmati dan anda resapi maknanya.

Hold My Hand

I hear the flower’s kinda crying loud
The breeze’s sound in sad
Oh no
Tell me when did we become
So cold and empty inside
Lost a way long time ago
Did we really turn that blind
We don’t see that we keep hurting each other no
All we do is just fight

Now we share the same bright sun
The same round moon
Why don’t we share the same love
Tell me why not
Life is shorter than most have thought

Chorus

Hold my hand
There are many ways to do it right
Hold my hand
Turn around and see what we’ve left behind
Hold my hand my friend
We can save the good spirit of me and you
For another chance
And let’s pray for a beautiful world
A beautiful world I share with you

Children seem like they’ve lost their smile
On the new blooded playgrounds
Oh no

How could we ignore
Heartbreaking crying sounds
And we’re still going on
Like nobody really cares
And we just stopped feeling all the pain because
Like it’s a daily basic affair
Now we share the same bright sun
The same round moon
Why don’t we share the same love
Tell me why not
Life is shorter than most have thought

Ulang Chorus

No matter how far I might be
I’m always gonna be your neighbour
There’s only one small planet where to be
So I’m always gonna be your neighbour
We cannot hide we can’t deny
That we’re always gonna be neighbours
You’re neighbour my neighbour
We’re neighbors
So hold my hand
There are many ways to do it right
Hold my hand
Turn around and see what have left behind

So hold my hand
There are many ways to do it right
Hold my hand
Turn around and see what have left behind
Hold my hand my friend
We can save the good spirit of me and you
For another chance
And let’s pray for a beautiful world
A beautiful world I share with you





Rabu, 31 Juli 2013

Makna “Tiada Tuhan selain Allah”

Mungkin menurut anda, judul artikel ini terlalu agamis atau terlalu muluk. Tapi pada dasarnya inilah esensi dari segala urusan manusia baik urusan keduniaan maupun ukhrawinya. Mengapa demikian??
Seperti yang ada dalam Al Qur’an surat Al Mukmin ayat 62
ذلكم الله ربكم خالق كل شيء لا إله إلا هو فأنى تؤفكون
Yang artinya yaitu:
Yang demikian itu adalah Allah, Tuhanmu, Pencipta segala sesuatu, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia; maka bagaimanakah kamu dapat dipalingkan?

Dari itu saja kita dapat mengambil sebuah hikmah terdalam yang mungkin selama ini luput dari pandangan serta kehilafan selaku manusia bahwasanya manusia merupakan hasil karya cipta. Karya cipta siapa? Ya, jawabannya adalah karya cipta Allah SWT.
Dia yang menciptakan manusia dan segala hal yang ada di langit maupun di bumi. Dengan penciptaan manusia selaku khalifah di muka bumi, Allah menyertakan dalam diri manusia itu sendiri akal sebagai modal besar yang paling utama agar manusia dapat dengan maksimal dan benar-benar sukses memimpin baik dirinya maupun orang lain di sekitarnya menuju kebaikan dan kemaslahatan bersama.

Pada dasarnya apapun proses yang kita jalani di dunia ini, apapun cara dan usaha yang kita lakukan setiap harinya, itu hanyalah sebuah cara, atau hanya sebagai proses pemantasan diri manusia itu terhadap keinginan yang mereka panjatkan dalam setiap do’a yang mereka lakukan.

Dalam agama apapun itu pasti mengajarkan hal yang sama pada esensinya, yakni menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Dan Ia pun selalu memberikan kasih-Nya meski manusia sering lupa dan mendua dari-Nya.

Di mana pun kita berada dan apapun yang kita lakukan, bila kita menyertakan Allah di dalamnya maka akan ada banyak sekali keajaiban dan hal-hal yang mungkin tak terduga sebelumnya dan maybe tak masuk logika kita sebelumnya.

Nah, saat ini sadarilah bahwa semuanya telah ada yang mengatur, baik itu sebuah pertemuan, percakapan, penolakan, dan apapun yang terjadi pada kita dalam kehidupan ini mengandung makna pembelajaran yang dapat kita ambil hikmahnya bila kita mampu menganalisa dengan baik maka itu merupakan cara Tuhan untuk berkomunikasi dengan kita dan memberikan pelajaran yang sangat berharga untuk kita.

Selasa, 09 Juli 2013

Di Balik QS. Al Fath ayat 4

Banyak hal yang terjadi dalam hidup ini. Terkadang kita sendiri sampai lupa hal-hal apa saja yang telah kita alami, meskipun sebenarnya otak manusia memiliki kemampuan dan memori ingat tanpa batas.

Jika kita telisik lebih dalam dengan sebuah perenungan hidup yang selama ini kita jalani, maka ada momen dimana kita coba ingin mencari tahu apa sebenarnya tujuan dalam hidup kita ini. Banyak pertanyaan yang akan muncul mengikuti perenungan yang kita lakukan tersebut. Mengapa hidup ini terasa begitu pelik, begitu sulit, namun di sisi lain mengapa ada orang yang hidupnya nampak begitu enak, begitu bahagia. Mulailah dari sini terjadi kesenjangan dan kehampaan yang mulai kita rasakan.

Kali ini anda akan saya ajak sedikit melakukan perenungan dan merefleksikan lebih dalam dengan fikiran jernih mengenai pengalaman hidup serta kejadian yang telah, sedang, maupun akan anda jalani dalam karir anda di dunia selaku khalifahnya Allah S.W.T

Saya ingin mengajukan beberapa pertanyaan kepada anda pembaca sekalian..;
1. Pernahkah anda merasa kesepian di tengah keramaian bermasyarakat selama ini?
2. Pernahkah anda merasa menjadi orang yang paling menderita, entah karena putus cinta, tidak punya uang, ataupun alasan-alasan lainnya?
3. Pernahkah anda mengalami kegelisahan tak menentu yang bahkan anda sendiri tidak begitu mengetahui apa penyebabnya?
4. Pernahkah anda merasa takut harta anda hilang dan tidak bisa makan ketika hendak berderma atau bersedekah?
5. Pernahkan terbesit perasaan dan pemikiran takut miskin ketika anda memberi?

Cukup anda jawab dalam hati saja, sesungguhnya masih banyak lagi pertanyaan yang pun saya fikir hampir bisa dibilang serupa tujuannya dengan pertanyaan yang saya ajukan tersebut, jadi saya rasa cukup lima pertanyaan itu saja sebagai penggelitik hati dan fikiran anda!!!

Hidup kita di dunia ini, mulai dari kita lahir sampai esok ketika kita pun meninggal sudah ada yang mengaturnya kawan. Di bumi ini kita hanya dituntut untuk berusaha (berikhtiar) dan mengerjakan seluruh perintah-Nya serta menjauhi segala larangan-Nya.

Layaknya murid sekolah yang setiap akhir semester ada ujian dan setiap latihan ada uji cobanya, maka kurang lebih seperti itulah kita di madrasah kehidupan dunia ini. Kitalah muridnya yang menjalani ujian, kitalah muridnya yang mengerjakan uji coba kelayakan, dan kita pulalah muridnya yang kelak akan menuai hasil dari jerih payah kita ketika menabur dan menanam benih di dunia ini walaupun mungkin tidak dapat kita tuai hasilnya di dunia kala kita masih hidup bisa jadi kelak balasan itu akan kita terima di akherat.

Gelisah, ketakutan, siapakah yang membuat kita merasa demikian? siapakah yang memberikan perasaan itu?
Ya, jawabannya adalah Allah S.W.T

Bukankah Allah mengatakan bahwa kita akan diuji dengan rasa takut, kekurangan buah dan makanan dan lain lain. Tapi itu semua bukanlah dilakukan tanpa ada tujuannya. Allah ingin menguji kita apakah layak untuk naik tingkat atau belum!!!

Pelajaran kali ini saya dapatkan dari QS. Surat Al Fath Ayat 4.
Luar biasa sangat pelajaran yang saya petik kali ini.
Di tengah hiruk pikuk dan polemik keduniawian yang kita alami dan kita jalani. Allah telah jauh-jauh hari menurunkan ayat ini sebagai penguat dan referensi bagi kita semua (saya sarankan bukalah dan baca juga terjemahannya dari ayat 1 hingga terakhir) dalam menghadapi segala sesuatu di dunia ini.

Dan seperti yang dikatakan Rasulullah di akhir hayatnya bahwa akan selamat kalian hingga akhir zaman bila berpegang teguh pada dua hal:
1. Al Qur'an
2. Sunnah


Selain itu mengutip juga dari ceramah Ust. Yusuf Mansur yang juga terkenal dengan konsep sedekah yang selalu didengungkannya dimanapun ia berada, bahwasanya untuk merubah keadaan dan nasib itu selain ibadah wajib yang memang harus dilakukan maka ada 3 (tiga) hal lainnya yang juga harus anda lakukan, apa itu???
TAHAJUD - DHUHA - SEDEKAH

Ketiga hal itu menjadi konsep atau jurus jitu utama yang pula harus anda lakukan untuk merubah nasib anda ke arah yang lebih positif insyaallah.

Tidak usah anda hiraukan dan risaukan berkenaan dengan hasil, yang penting prosesnya anda jalani dengan baik dan berkualitas, maka hasilnya akan mengikuti kelak sesuai dengan proses yang anda lakukan dan anda jalani tersebut.

Jangan berfikir dengan batasan logika manusia, bawalah Allah kemanapun anda pergi, dimanapun anda berada, apapun yang anda lakukan, dengan begitu maka Allah pula lah yang akan membawa anda melampaui logika yang anda tidak bisa tembus menggunakan logika manusia.

Luar biasa dahsyat, baru berbicara konsep dan refleksi via indra pendengar saja saya sudah kembali bersemangat. Apalagi bila ini benar-benar dilakukan dan hasil luar biasa itu pun dapat pula dirasakan dan dibagi kepada sesama, bukankah itu merupakan hal luar biasa yang tak kan mampu terlukiskan dengan kata-kata.

Ok, selamat mencoba. Semoga bermanfaat.









Tips Mengantisipasi Pengaruh Negatif Terhadap Anak

Perkembangan gadget di era modern ini seakan tak mampu terbendung lagi. Belakangan sering terdengar adanya kekhawatiran di kalangan orang tua terhadap perkembangan yang ada di sekitar anak-anak mereka.
Begitu khawatirnya para orang tua sehingga ada beberapa yang terbesit ingin mengetahui kemana saja anaknya pergi, bagaimanakah caranya??
Heemmmm.....
Saya rasa itu agak sulit dilakukan jika ingin mengetahui kemana saja anak kita pergi, siapa saja yang ia temui, apa saja yang ia lakukan....!!!
Di sisi lain kita pun selaku orang tua tidak mungkin untuk membatasi pergaulan dan tingkat bersosial dari anak kita tersebut.

"Saya khawatir mas, anak saya pake BB. Lah kenapa bu'?? (saya tanya)
Nanti kalau dia ternyata liat yang enggak-enggak, trus nonton video porno gimana mas (terang si ibu)."
Petikan percakapan saya dengan salah seorang ibu tadi sekiranya dapat menjadi referensi betapa kekhawatiran orang tua pun sebenarnya sangat dalam meskipun mereka tidak menampakkannya di depan anak-anak mereka.
Setelah lama berbincang-bincang, saya kemudian menyarankan ibu tersebut untuk melakukan pendekatan personal yang lebih baik lagi, karena saya berfikir bahwa tidaklah mungkin kita dapat membendung 100% berbagai hal negatif yang memang ada di sekitar kita dan keluarga kita serta lingkungan pergaulan anak-anak kita.

Justru dengan menumbuhkan kesadaran secara alamiah dan memberikan pengarahan serta pembelajaran yang benar itulah yang akan membentengi anak-anak dari berbagai macam bahaya dan hal-hal negatif yang selama ini memang menjadi kekhawatiran dalam benak para orang tua.

Beberapa tips yang ingin saya bagi kepada anda sekalian untuk membentengi anak-anak dati pengaruh hal-hal negatif yang berada di sekitar mereka antara lain yaitu:

Pertama;
Ajarkan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat. Mana yang baik, mana yang buruk. Mana yang boleh, dan mana yang harus dihindari.
Kedua;
Kenalkan dan berikan pendampingan intensif kepada anak mengenai pemahaman beragama. Bahwasanya agama itu bukan hanya untuk diketahui apalagi sekedar status di KTP saja. Melainkan memang untuk dijalankan, dilaksanakan, diterapkan, serta di pahami sepenuhnya (bukan seperlunya).

Ketiga;
Berikan penjelasan secara ilmiah kepada anak anda terkait berbagai hal yang ingin anda beritahukan. Jangan menggunakan kata-kata pemaksaan seperti: Pokoknya, Biasanya, Harusnya, de el el
Anak-anak juga memiliki persepsi sendiri sesuai dengan tingkat pemahaman mereka dalam mencerna sesuatu yang datang dari luar dirinya, ini karena anak anda masih dalam tahap berkembang dan belajar dalam memahami.
Bila anda tidak mampu memberikan penjelasan secara ilmiah dan runut serta masuk akal, maka itu adalah pertanda bahwa anda pun harus mulai memperbanyak referensi dan wawasan agar lebih mudah berkomunikasi dengan anak anda sehingga terciptalah komunikasi efektif diantara anak dengan orang tua.

Keempat;
Ketahuilah potensi dan karakteristik dasar anak anda. Jangan biarkan justru para pengasuh lah yang malah mampu lebih dekat dengan anak anda sedangkan anda sendiri selaku orang tua kandungnya justru tak begitu mendapat tempat di hati anak kandung anda sendiri. Hal seperti ini biasanya terjadi dalam keluarga yang orang tuanya merupakan manusia karir luar biasa, yang ketika berangkat kerja anaknya masih tidur dan ketika pulang kerja anaknya pun sudah tidur.
Anak-anak yang orang tuanya seperti itu biasanya justru sangat kesepian dan sangat membutuhkan kasih sayang lebih yang memang kurang bisa begitu mereka dapatkan dari orang tua kandung mereka. SO, jika anda tipikal orang tua seperti itu maka mulailah berubah, lebih perhatikan tumbuh kembang anak anda ya...

Kelima;
Sediakan waktu khusus dalam sepekan untuk anak-anak berinteraksi penuh dengan anda.
Sesibuk apapun anda, sediakanlah waktu yang khusus hanya untuk berkumpul dengan keluarga dan anak-anak anda (Hari keluarga). Bisa anda gunakan untuk sekedar refreshing bersama, bisa ke laut, ke museum, atau tempat-tempat lainnya yang anda dan anak anda sukai, atau bahkan bisa juga piknik dan melakukan outbond.

Dapatkan kebersamaan dan kekeluargaan lebih dalam suasana itu, jangan biarkan aktivitas kerja dan relasi anda menghancurkan keluarga anda.

Tapi sekali lagi, ini hanya tips. Anda pun bisa bereksplorasi sendiri sesuai dengan kebutuhan dan kreasi anda sendiri. Jadikan rumah anda surga bagi keluarga anda, sehingga mereka tak kan terfikir untuk mencari kenyamanan di luar rumah yang mungkin malah akan berefek kurang baik dalam perkembangan anak anda serta keluarga anda.

Yakinlah bahwa senyum dalam keluarga anda akan menjadi pengobat dalam 'penyakit' dari hal-hal negatif yang anda alami dan anda lalui...

"Make you become the most qualified parents"





Minggu, 07 Juli 2013

Tips Menghadapi Frustasi

Berbagai polemic dan hal-hal yang dialami dalam hidup ini setiap harinya sangat beragam. Ada sedih, marah, kecewa, putus asa, galau, bahagia, H2C (harap-harap cemas), dan berbagai rasa lainnya. Begitu banyaknya hal yang terjadi tak ayal pula banyak menimbulkan kekhawatiran berlebih dalam diri seseorang sehingga terkadang mengakibatkan prilaku orang tersebut menjadi sedikit aneh bahkan mungkin ada yang Nampak berlebihan dalam menyikapinya. Bagaimana dengan anda?? Pernahkah anda mengalami hal-hal yang membuat diri anda dipaksa berfikir tidak sebagaimana biasanya sehingga mengakibatkan stress-stres ringan atau bahkan membuat anda menjadi frustrasi dalam beberapa hal dan waktu tertentu???
Ya. Sebagaimana orang kebanyakan dan sebagai seorang manusia biasa pun saya yakin anda pernah mengalaminya walau hanya sesaat saja.

Frustrasi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) diartikan rasa kecewa akibat kegagalan di dl mengerjakan sesuatu atau akibat tidak berhasil dl mencapai suatu cita-cita: -- dapat timbul apabila jurang antara harapan dan hasil yg diperoleh tidak sesuai;
Atau akibat dari adanya kesenjangan antara harapan/cita dengan realita yang terjadi.
Banyak sekali hal yang dapat menjadi penyebab dari sebuah frustrasi tersebut, misalnya saja putus cinta, cari kerja tidak kunjung dapat, belum menikah di usia yang sudah semakin dewasa, factor ekonomi, dan berbagai hal lainnya.

Beberapa hal yang dapat saya sarankan kepada anda yang saat ini mungkin sedang dilanda frustrasi dalam hidup antara lain adalah :

Pertama; semakin mendekatkan diri kepada Tuhan atau apapun keyakinan yang anda anut, mulailah untuk berserah diri kepada Sang Pencipta.
Dengan cara ini anda dapat memperoleh sebuah ketenangan jiwa dan kemudian dapat berefek pada kemampuan berfikir anda yang jernih sehingga menghasilkan solusi-solusi yang mungkin sebelumnya pun tak terfikirkan oleh anda maupun orang lain. Atau bahkan secara tiba-tiba anda mendapatkan pertolongan yang tidak anda sangka-sangka sebelumnya yang entah dari mana asal dan juntrungannya. Yakinlah bahwa Sang Maha Pencipta tidak akan membiarkan anda yang notabenenya adalah insane ciptaannya menderita atau menanggung beban yang tidak sesuai dengan kemampuan yang anda miliki.

Kedua; perbanyaklah berkunjung atau silaturrahim dengan sanak family, karib kerabat, atau relasi anda, Siapapun itu. Kenapa silaturrahim atau berkunjung??
Ternyata dalam sebuah silaturrahim terdapat simpulketerkaitan dengan kelancaran rezki atau keberuntungan anda. Contohnya saja; ketika anda berkunjung ke salah satu karib kerabat atau teman anda, aka nada pembicaraan atau obrolan yang tercipta, meskipun hanya obrolan kosong setidaknya ada hal tertentu yang menjadi pelipur lara atau pengobat dahaga diri anda. Dan biasanya tanpa disangka-sangka pula ada-ada saja hal-hal tertentu yang dapat anda petik dari pertemuan itu. Entah peluang usaha baru, atau relasi baru, atau bahkan informasi-informasi yang belum anda peroleh. Dan tidak lupa pula pasti ada suguhan makanan atau minuman yang dihidangkan disana, setidaknya anda tidak terlalu kehausan ataupun kelaparan pada saat itu. Hehehe…

Ketiga; bersyukur atas apa yang anda miliki saat ini. Dengan anda bersyukur atas apa yang telah diberikan kepada anda selama ini, akan timbul perasaan bahagia dan rasa tentram dalam diri. Efek dari ketentraman itu adalah perasaan tenang sehingga anda tidak akan sebegitunya merasa terhimpit, atau menderita meskipun kenyataannya anda sedang dalam kondisi sangat membutuhkan pertolongan. Rasa syukur atas setiap apa yang anda miliki akan berbuah pada gaya berfikir dan gaya bekerja yang lebih semangat serta produktif. Terlebih jika motivasi kerja anda adalah untuk membahagiakan orang lain dan bermanfaat bagi banyak orang, yakin saja bahwa semua aka nada balasannya kelak, entah dengan cara apa anda akan menerima balasan tersebut.

Keempat; menatap langit. Ternyata dengan menatap langit baik malam maupun siang hari, dapat menciptakan suasana hati yang lebih damai dan menyimpulkan senyum dibibir anda. Nikmatilah langit itu sembari memikirkan kebahagiaan-kebahagiaan yang telah anda peroleh dan yang akan anda capai esok hari. Bayangkan betapa Tuhan telah begitu baiknya terhadap anda dan hidup yang anda jalani. Jikalau kita runut satu persatu, maka akan terlihat bahwasanya kebaikan yang telah kita terima selama hidup ini masih lebih banyak ketimbang hal-hal negative yang kita alami, hanya tinggal bagaimana sudut pandang kita dalam menilai hal tersebut. Contohnya saja ketika seorang petani ikan yang misalkan memiliki tiga kolam ikan yang dari satu kolamnya berisi sepuluh ribu bibit ikan, berarti kalau ada tiga kolam totalnya ada tiga puluh ribu bibit ikan yang dia miliki. Ketika ada pembeli yang datang, pembeli tersebut member harga Rp 12.000/kg dari ikan yang ada. Maka kalau saja tiga kolam itu ditimbang menghasilkan tiga ton ikan maka berapa uang yang akan ia dapatkan dari transaksi itu (hitung sendiri ya jumlahnya hehehehe). Tanpa banyak fikir dan pertimbangan petani ini menjual seluruh ikannya. Di pihak lain petani lainnya memilih untuk menahan untuk tidak menjual ikan mereka saat itu dengan harapan harga ikan akan naik pada hari berikutnya (ini gambling namanya), setelah sebulan ternyata harga ikan turun menjadi Rp 8.000/kg, maka apa yang terjadi??? (silahkan tebak sendiri)
Ambillah pelajaran dari cuplikan cerita tersebut.

Begitulah kira-kira sekilas yang dapat saya share kepada anda. Jadi, mari kita kembali pada inti topic kita yakni “frustrasi” tadi. Cobalah beberapa tips tadi ketika frustrasi melanda anda. Tentu saja mungkin anda memiliki cara tersendiri dalam menyikapi permasalahn yang ada, ini hanyalah sebatas berbagi sedikit dari sekian banyak cara yang dapat dilakukan.

Namun ada hal yang harus selalu diingat!!!
Pertama;
Tuhan tidak akan memberikan sebuah ujian di luar batas kemampuan hamba-Nya

Kedua;
Belum tentu hal yang menurut anda baik itu baik untuk anda, dan hal yang tidak anda sukai itu buruk untuk anda

Ketiga;
Selalu ada hikmah dari setiap peristiwa yang anda alami

Keempat;
tidak ada kebetulan dalam hidup,pasti ada sesuatu yang terselip dibalik setiap kejadian atau pertemuan dalam hidup anda

Kelima;
berfikirlah dan lihatlah setiap hal itu dari berbagai sudut pandang yang berbeda, pasti akan anda temukan sebuah kebaikan dan pelajaran di dalamnya

Sekian dari saya, semoga bermanfaat untuk anda para pembaca sekalian. Bila ada kebaikan dan pelajaran yang dapat anda petik dari tulisan saya ini maka aplikasikanlah karena itu semata-mata ada yang menggerakkan fikiran saya untuk menuliskannya, dan bila ada kesalahan atau hal-hal negative maka saya minta maaf karena saya pun manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Bila anda ingin berbagi dan berkomunikasi dengan saya maka anda dapat memfollow twitter saya @jimmy_romar10
Atau like fanpage saya di bagian kanan blog ini. Ketahuilah bahwa setiap kita berbagi sebuah kebaikan maka kebaikan tersebut akan terus membuntuti kita kemanapun kita berada.

Salam semangat
By Jimmy Romarten ….






Rabu, 05 Juni 2013

Perasaanmu Begitu Berharga

Hati dan perasaan yang kau miliki begitu berharga.
Begitulah kira-kira timeline kita kali ini. Pertanyaannya, kenapa harus itu yang menjadi tema utama kita?? Apakah terbesit pertanyaan dalam benak kalian reader???
Begitu indahnya hidup yang diberikan pada kita ini tak ayal sering membuat manusia tak terkecuali saya sering lupa akan hakikat dari penciptaan manusia ke bumi ini. Banyak sekali kejadian yang kita alami dan kita lewati sepanjang hidup kita, saking banyaknya kejadian itu maka seakan-akan kita pun seolah over load di otak kita.

Problematika klasik yang begitu sering dialami oleh manusia pada umumnya, tak lain dan tak bukan adalah masalah “Hati”...
Begitu sensitifnya hati ini hingga terkadang masalah kecil saja sudah cukup untuk jadi pemicu kacaunya suasana hati kita, atau sering disebut juga remaja sekarang ini dengan sebutan “Galau”. Ya, seperti yang ada dalam benak kalian semua reader bahwa tak lain luka yang paling sering mengenai hati kita adalah akibat sebuah hubungan terutama hubungan dengan lawan jenis entah apapun bahasanya kalian membahasakan.

Tatkala hati tersentuh oleh getar-getar cinta, maka hati kita seolah dipenuhi oleh bunga-bunga indah. Seakan tak ada lagi hal lain yang dapat dibayangkan serta difikirkan selain sebuah kebahagiaan. Seseorang yang sedang dilanda cinta biasanya mendadak Mario teguh, tak perduli siapapun dia dan aapapun latar belakangnya. Rayuan mautnya pun meluncur dengan indah mulus begitu saja seolah tak ada lagi sekat penghalang dalam tenggorokannya.

Rajutan kisah indah dalam suasana percintaan tak selamanya berjalan indah seperti yang kau bayangkan reader. Ketika cintamu tak terbalas sebagaimana yang kau bayangkan. Ketika hati justru melawan logika, maka di saat itulah gundah mulai menyusup ke dalam relung hati suci yang kau miliki.

Kisah ini berawal dari dua insan yang ternyata berkenalan tanpa sengaja. Hanya melalui sebuah sekilas pandang. Karena mereka kebetulan sama-sama dalam naungan kampus yang sama, maka tak heran jika sesekali salah satu pun pernah melihat atau bahkan berpapasan.

Setelah sekian lama tidak terlihat dan tidak pernah bertemu dan kebetulan pun kala itu mereka belum saling kenal maka itu merupakan sebuah kewajaran tanpa ada keanehan tersendiri bila dilihat dari sudut pandang manapun juga.

Namun ketenaran dari si lelaki ini kita sebut saja namanya Tornado, membuat banyak orang yang kemudian tau dan mengenalnya meskipun dia sendiri tak tau dan tak pernah tau bila sebenarnya dia setenar itu di kampus tercintanya tersebut. Kita sebut saja yang wanita ini Naila.
Kita sambung ceritanya ya…!!!
Pertemuan untuk kali kedua mereka adalah di salah satu jejaring sosial, yah seperti remaja kebanyakan ternyata mereka pun tak luput dari dunia maya ini.
Tiba-tiba ada mention di twitter Tornado, tanpa diduga ternyata itu dari Naila. Inilah kelak yang menjadi awal kedekatan mereka.
Setelah lama berteman di twitter, kemudian Naila memberanikan diri untuk menanyakan kontak whatsapp Tornado (maaf ya jika banyak nama jejaring dicerita kali ini, maklum anak muda). Setelah saling mengetahui kontak whatsapp masing-masing maka inilah awal kerap terjadinya komunikasi di antara mereka. Mulai dari saling bertegur sapa, menanyakan kabar, hingga curhat mengenai masalah masing-masing.
Ternyata tersimpan rasa yang tak biasa di dalam hati Tornado pada Naila, namun ia tak mampu untuk mengungkapkannya selama ini. Dia lebih memilih diam dan cukup menyelipkan ungkapan perasaannya itu dalam setiap obroln maupun candaan mereka. Tanpa disadari Naila ternyata rasa itu kian terpupuk dan membesar di dalam diri Tornado. Hingga pada suatu hari, di sore yang entah bagaimana harus digambarkan. Ketika mereka sedang berkomunikasi via HP, Tornado tak bisa lagi mengekang perasaaannya itu. Ia pun mengungkapkan perasaannya itu kepada Naila.
Singkat ceritanya,
Tornado sebenarnya sudah mengetahui dari temannya kalau sebenarnya Naila itu telah ada yang memiliki. Namun logika Tornado telah gelap oleh hati yang hanyut dalam degupan cinta yang mendayu dalam dadanya.
Jalinan hubungan tanpa status dan tanpa arah itupun semakin intes terjalin. Komunikasi semakin gencar (hahahahaha seperti bahasa mau pilkada ya).
Kini tibalah saat dimana semuanya harus diperjelas. Maka terjadilah pertemuan dua insane ini di sebuah tempat. Setelah beberapa jam berbincang, pertemuan ini akhirnya menghasilkan sedih dan kisah yang justru tak berujung. Kegalauan semakin memuncak, hingga salah satu dari mereka pun akhirnya memutuskan bahwa ini harus segera dihentikan meskipun ia tak tau bagaimana caranya. Karena jalinan ini hanya kan menyisakan kepedihan di kedua belah pihak jika ternyata kelak mereka tetap tak bisa bersama. Hingga pada suatu saat terungkaplah bahwa sebenarnya pada benak masing-masing mereka ternyata memang telah tumbuh bersemi rasa saying, meski mereka tak saling mengungkapkan karena saling menghormati status dari Naila yang memang sudah tak sendiri.
Perihnya kisah mereka ini tergambar jelas melalui sebuah lagu yang dinyanyikan oleh juara X-Factor Indonesia Fatin Sidqia Lubis yang berjudul “Aku Memilih Setia”.
Kisah lengkap mereka (Tornado dan Naila) terangkum dengan sangat jelas dan tepat dalam lagu itu, sampai-sampai salah satu dari mereka pun sering kali memutar dan mendengarkan lagu itu setiap harinya. Kemudian satu lagi lagu yang menggambarkan jelas kisah hubungan mereka ini dinyanyikan oleh PINK, yang berjudul “Just give me a reason”…

Pesan kali ini yang inginsaya katakana adalah bahwa
PERASAANMU ITU TERLALU BERHARGA UNTUK SEKEDAR HANYA DISIA-SIAKAN, DI LAIN SISI ADA ORANG YANG BEGITU MENCINTAI DAN MENYAYANGIMU, JADI JANGAN PERNAH MEMBIARKAN PERASAANMU ITU HANCUR TERSAKITI OLEH ORANG YANG TAK TAU BAGAIMANA MENCINTAI DAN MENYAYANGIMU SEPENUH HATINYA, BUKAN SEPERLUNYA.









 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Premium Wordpress Themes